Mbah Moen Diketahui Suka Membaca Kitab Manakib Siti Khotijah

Agen Bola Sbobet

Mbah Moen Diketahui Suka Membaca Kitab Manakib Siti Khotijah – Pimpinan Pondok Pesantren (Pondok pesantren) Al Anwar Sarang, Kabupaten Rembang, Jateng KH Maimun Zubair alias Mbah Moen diketahui jadi kiai karismatik yang suka membaca Kitab Manakib Siti Khadijah, istri Nabi Muhammad SAW.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Manantu Mbah Moen yang pengasuh KHAS Kempek Cirebon KH Mustofa Aqiel Siradj membetulkan cerita itu. “Jika mengaji manakib atau riwayat, beliau seringkali baca Manakib Siti Khadijah,” kata Mustofa di rumah tinggalnya di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa barat, Rabu (7/8/2019).

Menurut Mustofa, pembacaan Manakib Siti Khadijah itu dikerjakan Mbah Moen tiap satu minggu sekali. Dia akui mengucapkan syukur Mbah Moen disemayamkan di pemakaman Al Ma’la, Mekah, yang tempat Siti Khadijah disemayamkan.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

“Seringkali sekali (ngaji manakib) Siti Khadijah, bahkan juga hampir tiap minggu. Pada akhirnya saat ini disemayamkan disamping Siti Khadijah,” kata Mustofa.

Mustofa bercerita Mbah Moen sering menceritakan mengenai keluarganya yang meninggal dunia pada gari Selasa, hari yang sama waktu Mbah Moen meninggal dunia. Mbah Moen sempat juga bercerita beberapa ulama besar yang di makamkan di Mekah, sebab Mekah adalah tempat pemakaman beberapa orang baik.

“Memang itu (pemakaman) bukan keinginan Mbah Moen. Tetapi, Mbah Moen seringkali katakan mengenai ayah, kakek serta buyutnya yang wafat hari Selasa. Terus seringkali katakan orang baik itu dikubur di Mekah, tidak meminta tetapi seringkali katakan demikian. Ulama Indonesia banyak juga (disemayamkan di Mekah), seperti Syekh Nawawi Banten serta yang lain,” papar Mustofa.

Ketetapan supaya Mbah Moen disemayamkan di Mekah itu adalah hasil musyawarah keluarga. Tidak hanya disemayamkan dekat makam Siti Khadijah, Mbah Moen disemayamkan bersisihan dengan makam gurunya Sayid Muhammad Al Maliki.

“Beberapa anak Mbah Moen belajar di Sayih Muhammad, saat ini yang mengajarnya cucunya, Sayid Ahmad. Selanjutnya ditetapkan dikuburkan di Mekah, karena itu Mbah Moen dikubur di samping Siti Khadijah serta Sayid Muhammad Al Maliki,” tuturnya.