Polisi Tengah Cari Calon Legeslatif Dari Partai Gerindra

Agen Bola Sbobet

Polisi Tengah Cari Calon Legeslatif Dari Partai Gerindra – Penyidik Polda Metro Jaya tengah cari calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Wahyu Dewanto. Wahyu dicari polisi untuk diberikan ke kejaksaan, mengingat kasusnya berkaitan sangkaan politik uang pada Pemilu 2019 akan selekasnya disidangkan.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menerangkan, masalah pidana pemilu yang diatasi Penyidik Sentral Gakkumdu sudah usai proses pemberkasan serta siap untuk dikirim pada JPU. Semestinya penyidik Sentral Gakkumdu menyerahkan terduga ke kejaksaan.

“Tetapi dalam masalah yang diatasi ini, terduga tidak penuhi panggilan oleh penyidik, baik panggilan kesatu serta panggilan ke-2, penyidik juga lakukan usaha penelusuran ke rumah terlapor sesuai alamat terlapor serta yang tercantum di jati diri (KTP) terlapor,” jelas Kombes Argo , Selasa (16/7/2019).

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Argo menjelaskan, faksinya jalankan edaran dari Kejaksaan Agung berkaitan pengadilan tanpa ada kedatangan terduga (in ansebtia). Untuk penuhi kriteria in-absentia ini penyidik Gakkumdu membuat pengumuman dengan sah lewat media.

“Jadi ada batas waktu yang diperlukan untuk penyelidikan sampai dibikin panggilan pertama, ke-2 sesuai dengan alamat yang berkaitan tidak ada, hingga kita lakukan sidang in absensia. Jadi itu ada edaran dari Kejagung makannya kita bikin pengumuman dari sana ya,” jelas Argo.

Argo menyebutkan masalah itu berawal dari terdapatnya laporan polisi pada tanggal 01 Juli 2019 yang didapati masalah itu berlangsung pada tanggal 25 Mei 2019 di daerah Dapil 8 DKI Jakarta serta diadukan oleh YH. YH memberikan laporan Wahyu sebab disangka lakukan politik uang pada Pemilu 2019 lalu, seperti tertuang dalam laporannya bernomor LP/3945/VII/2019/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 01 Juli 2019.

“Dalam masalah sangkaan tindak pidana tiap pelaksana, peserta, serta atau team Kampanye Pemilu yang dengan menyengaja menjanjikan atau memberi uang atau materi yang lain jadi imbalan pada peserta Kampanye Pemilu dengan cara langsung atau tidak langsung seperti disebut dalam Masalah 523 ayat (1) jo Masalah 280 ayat (1) huruf j Undang-Undang RI Nomer 7 Tahun 2017 mengenai Penentuan Umum,” papar Argo.

Argo memberikan tambahan, buat masyarakat yang tahu kehadiran terduga supaya melapor ke polisi.

“Buat yang tahu kehadiran terduga itu bisa mengontak penyidik Subditkamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya lewat nomer HP 081218870999,” pungkasnya.