Pria di Blitar Meninggal Tiba-tiba Saat Ban Motornya Ditambal Karena Sakit Darah Tinggi

Agen Bola Sbobet

Pria di Blitar Meninggal Tiba-tiba Saat Ban Motornya Ditambal Karena Sakit Darah Tinggi – Seseorang pria ada ke penambal ban di Desa Kedungwungu Kecamatan Binangun, Blitar. Tetapi kala tunggu ban motornya ditambal, pria yg duduk di kursi itu tak diduga jatuh terjatuh.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Kontan panorama itu bikin was-was pemilik tambal ban. Rupanya, pria itu telah wafat. Diapun menyebut tetangga lebih kurang buat membantu korban. Beberapa antara lain, memberikan laporan peristiwa ini ke petugas kepolisian.

” Kami singgahi tempat peristiwa berbarengan team medis Puskesmas Binangun. Hasil pengecekan luar, tak diketemukan sisa penganiayaan, ” kata Kabag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin di konfirmasi, Senin (8/4/2019) .

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Kala polisi mendatangi tempat, beberapa masyarakat lebih kurang turut lihat, sampai keadaan makin ramai. Tak diduga ada wanita tergopoh-gopoh menyodok kerumunan masyarakat.

” Ini suami saya pak, ” ujarnya sembari menangis di depan polisi.

Nyata-nyatanya, pria yg wafat mendadak dalam tempat tambal ban itu bernama Mudjianto. Lelaki berumur 65 tahun ini adalah suami Widya Yunik. Mereka adalah masyarakat Kelurahan Kamulan Rt 2/2 Kecamatan Talun, Blitar.

Pasutri ini beli sayur dalam suatu warung, tidak jauh dari tempat penambal ban. Kala sepeda motornya berhenti di muka warung, Yunik memahami ban roda belakang motor mereka gembos. Ia lantas minta suaminya pergi ke tukang tambal ban, tidak jauh dari warung itu.

” Info istrinya, suaminya lama menanggung derita sakit darah tinggi. Lama tak kontrol. Peluang, wafatnya dengan mendadak gara-gara darah tingginya kumat sebab tempat tinggalnya Talun itu jauh dari Binangun. Mungkin kepayahan di jalan, ” jelas Burhanudin.

Sebab sang istri menampik jenazah suaminya diautopsi, polisi memintanya bikin surat info. Jenazahpun langsung diserahkan ke sang istri buat dibawa ke rumah duka serta disemayamkan.