Home / berita umum / PTPP Ikut Merangkul Pembangunan Sirkuit Mandalika

PTPP Ikut Merangkul Pembangunan Sirkuit Mandalika

PTPP Ikut Merangkul Pembangunan Sirkuit Mandalika – PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP akui akan turut membuat circuit balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan diadakan pada 2021 akan datang. Targetnya, circuit berskala internasional dapat selesai pada 2020.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Direktur Rencana serta Peningkatan PTPP M. Aprindy menjelaskan perusahaan telah tanda-tangani Nota Kesepakatan (Memorandum of Understandings/MoU) berkaitan pembangunan circuit dengan PT Peningkatan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Coporation/ITDC).

ITDC adalah pengelola Lokasi Ekonomi Spesial (KEK) sebagai tempat acara arena balapan itu.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Bahkan juga, menurut Aprindy, PTPP juga berkomunikasi dengan Vinci Construction, perusahaan layanan konstruksi sekaligus juga investor pembangunan circuit.

“Kami ingin MoU dapat dilakukan tindakan dengan PKS (Kesepakatan Kerja Sama) dalam tiga bulan ke depan,” katanya di lokasi Senopati, Jakarta, Jumat (17/5).

Tetapi, selesai penandatanganan MoU, semasing perusahaan belum meneken PKS. Masalahnya PTPP masih butuh menyelesaikan studi kelayakan project sampai penghitungan detil tentang nilai investasi.

“Ini masih kami kalkulasi,” paparnya.

Walau demikian, dia mengutamakan jika studi telah selesai, karena itu PTPP siap mengebut pembuatan circuit MotoGP itu supaya bisa usai di akhir 2020 sesuai keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena, circuit itu akan dipakai pada 2021.

Sesaat masalah permodalan dalam rencana membiayai pembangunan circuit, Aprindy menjelaskan perusahaan akan ikut merogoh kocek. Walau, malas memberikan berapakah perkiraan dana yang diperlukan.

Tetapi, dia pastikan sumber permodalan telah dikantongi perusahaan. “Dari bagian likuiditas kami memercayakan utang bank serta obligasi,” tuturnya.

Awalnya, ITDC sudah menggandeng Vinci Construction untuk membuat circuit balapan MotoGP di Mandalika. Gagasannya, kontraktor asal Perancis itu akan mengggelontorkan dana sejumlah US$1 miliar atau seputar Rp14,5 triliun (berdasar pada anggapan Rp14.500 per dolar AS).

Suntikan dana itu adalah utang berdurasi seputar 15 tahun. Gagasannya, Vinci bukan sekedar membuat circuit, tetapi akan membuat fasilitas serta prasarana simpatisan.

“Vinci akan bangun circuit, convention center, hotel, rumah sakit spesial. Sesaat ITDC cuma infrastruktur basic, contohnya jalan selama 11 km., masjid, pantai, serta yang lain,” kata Direktur Penting ITDC Abdulbar Mansoer.

Idenya, circuit akan dibuat dengan manfaatkan jalan raya yang telah ada alias street sirkuit. Maksudnya supaya pembangunan circuit bukan sekedar dapat dipakai untuk acara balapan MotoGP saja. Tetapi saat balapan sedang tidak diadakan, pemerintah masih dapat manfaatkan jalan itu untuk mendukung konektivitas di KEK Mandalika, termasuk juga ke arah ke titik wisata.

“Kami bangun jalan yang akan dipakai waktu balapan. Jika tidak ada balapan, kelak seperti Nusa Dua jadi jalan lokasi saja. Ini pertama di dunia untuk MotoGP,” tuturnya.

About penulis77